Sat. Oct 16th, 2021
Pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado Capai 62,7 Persen

Pt angkasa pura i (ap i) mengatakan. Sampai awalnya november 2020. Perkembangan peningkatan lapangan terbang sam ratulangi manado sudah capai 62.7 %.

 

Direktur khusus angkasa pura i faik fahmi mengatakan. Peningkatan lapangan terbang ini dikerjakan untuk memberikan dukungan peningkatan pariwisata likupang selaku salah satunya tujuan pariwisata super fokus.

“meskipun sekarang ini keadaan industri pariwisata cukup terpukul adanya wabah covid-19 yang menebar luas nyaris di seluruh dunia dan turunkan ketertarikan warga untuk lakukan perjalanan. Tetapi pada periode panjang kekuatan perkembangan industri pariwisata lumayan tinggi.” tutur faik fahmi dalam penjelasannya. Jumat (13/11/2020).

Tentang hal. Pada 2025 kelak. Ditarget ada 1 juta pelancong luar negeri (wisman) yang berkunjung sulawesi utara. Disokong oleh peningkatan teritori ekonomi spesial (kek) likupang yang dibuat di atas tempat selebar 396 ha.

Peningkatan likupang nanti bisa menggerakkan lawatan wisman sekitar 162 ribu orang pada 2025 atau berperan 16 % dari keseluruhan sasaran 1 juta wisman itu.

Angkasa pura i meningkatkan lapangan terbang sam ratulangi ini dengan lakukan peluasan terminal penumpang jadi 57.296 mtr. Persegi dari 26.481 mtr. Persegi.

“dengan peluasan ini. Karena itu kemampuan terminal itu bertambah jadi 5.7 juta per tahun dibandingkan awalnya yang cuman 2.6 juta per tahun.” tutur faik fahmi.

Selaku info. Pada 2019 lapangan terbang sam ratulangi manado sudah layani 2.2 juta penumpang. Dengan 22.7 ribu gerakan pesawat. Dan 13.6 ribu ton ekspedisi.

Lapangan terbang sam ratulangi ini akan diperlengkapi dengan sarana kekinian dimulai dari tambahan final bridge yang sebelumnya 3 unit jadi 5 unit. Counter check-in dari 30 unit jadi 45 unit. Tempat parkirkan yang sebelumnya bisa memuat 350 kendaraan roda empat nanti bisa memuat sampai 650 kendaraan. Untuk roda dua yang sebelumnya bisa memuat 734 unit jadi 760 unit.

Pada umumnya. Design terminal lapangan terbang sam ratulangi manado memadukan ide tradisionil dan kekinian. Sentuhan tradisionil berbentuk pola batik tarawesan pareday yang terbentuk berbentuk geometris (pakarisan) yang seperti satu pengulangan garis selaku representasi satu lambang gelombang kehidupan manusia yang datang dari 2 arah. Yakni arah atas dan bawah. Segi kekinian akan terlihat pada sarana-fasilitas terminal yang berstandar internasional.

Dari segi performa servis. Lapangan terbang sam ratulangi manado mempunyai nilai kepuasan pemakai layanan atau konsumen satisfaction indeks dari airport council international sejumlah 4.75 pada tahun 2019. Yang berarti pemakai layanan benar-benar senang dengan servis lapangan terbang.

Ini sudah tempatkan lapangan terbang sam ratulangi manado di rangking 11 dari 78 lapangan terbang di penjuru dunia dengan kelompok 2 s/d 5 juta penumpang.

Lapangan terbang sam ratulangi manado adalah dari 4 lapangan terbang yang ditarget usai pengembangannya di tahun 2021. Lapangan terbang ini mempunyai nilai project rp rp 447.5 miliar.

Menurut jokowi. Peluasan untuk penuhi keperluan di depan khususnya dengan makin tingginya angka lawatan ke wilayah ini baik dari luar atau dalam negeri.

 

error: Content is protected !!